Yahoo Web Search

  1. About 34,100 search results
  1. French Braille is the original braille alphabet, and the basis of all others. The alphabetic order of French has become the basis of the international braille convention, used by most braille alphabets around the world. However, only the 25 basic letters of the French alphabet plus w have become internationalized; the additional letters are ...

    • Punctuation

      Punctuation is as follows:. /,;: ÷ ? subscript ! + " = - −...

  2. en.wikipedia.org › wiki › BrailleBraille - Wikipedia

    Braille is named after its creator, Louis Braille, a Frenchman who lost his sight as a result of a childhood accident. In 1824, at the age of fifteen, he developed a code for the French alphabet as an improvement on night writing. He published his system, which subsequently included musical notation, in 1829.

  3. Louis Braille (/ b r eɪ l / ; French: ; 4 January 1809 – 6 January 1852) was a French educator and inventor of a reading and writing system for use by people who are visually impaired. His system remains virtually unchanged to this day, and is known worldwide simply as braille .

  4. Pages in category "French-ordered braille alphabets" The following 124 pages are in this category, out of 124 total. This list may not reflect recent changes ().

  5. People also ask

    How to read or write Braille?

    How do people read Braille?

    How do you write a letter in Braille?

    What is Braille language?

    • Before Braille
    • The Braille Alphabet
    • Braille Transcription
    • Braille For Other Scripts
    • Reading Braille
    • Other Websites

    Louis Braille was not the first person to think about how to let the blind read and write. In the 17th century the Italian Jesuit Francesco Lanathought about different systems of writing for the blind. He invented a system of dashes that could be felt. Valentin Haüy was one of the first French who was interested in the problems the blind had when they wanted to communicate. Haüy was born in Picardie in 1745, and studied languages at the university in Paris. First he studied deaf people who could not speak, then blind people. In his opinion the biggest problem of the blind was that they could not read. He then invented a system which allowed them to read and write sentences and to do mathematics. Later he started a school for blind children. His writing system used two columns which had between one and six positions each. Vowelshad a dot in the left column, for example. Charles Barbier used a similar system, because Napoleon wanted a code that soldiers could use to exchange messages...

    Braille can be seen as the world's first binary way of character encoding. The system as originally invented by Braille has two parts 1. Defining the letters of the French language with tuples (groups) of six bitsor "dots". 2. Showing these six-bit characters as raised dots in Braille cell. Braille is used with different languages today. In each language, the letters are encoded differently, depending on the alphabet. The list of codes is known as braille code, or code page. There are also different braille codes in use for special purposes, like writing shorthand, mathematics or music. To make it possible to read faster, certain transcriptions of Braille use shortened words, or contractions. This is known as Grade 2 Braille.

    Grade 1 braille

    It is possible to transcribe braille by replacing each letter with the braille code for the letter. This is usually known as Grade 1 Braille. Grade 1 braille is mostly used by beginners. The basic problem of Grade 1 braille is that braille lettersare much larger than printed ones. The standard page is 11"x11" (28 cm by 28 cm) in size and only has room for twenty-five lines of forty characters. This means a book would need to be very thick compared to a standard printed book.

    Grade 2 braille

    For this reason almost all English braille books use a transcription known as Grade 2 braille. Grade 2 braille uses contractions, which allows to save space and increase reading speed. Grade 2 braille was developed by linguists (people who study languages), who also looked at customs, styles and practices. Transcribing a text into Grade 2 braille is difficult, and the people doing the transcription need to have a special education. In English, there are 23 words which are replaced with a sing...

    Grade 3 braille

    Grade 3 Braille is a system that includes many additional contractions. It is almost like a shorthand. It is rarely used for books, but people use it to be able to write and read fast, for themselves. It can be used for taking notes.

    There are many extensions of Braille for additional letters with diacritics, such as ç, ô, é. When braille is adapted to languages which do not use the Latin alphabet, the blocks are generally assigned to the new alphabet according to how it is transliterated into the Latin alphabet, not the alphabetic order of the national script. This is the case with Russian (Cyrillic alphabet), Greek, Hebrew, Arabic, and Chinese. In Greek, for example, gamma is written as Latin g, even though it is the third letter of that alphabet (like the Latin c). Hebrew beth, the second letter of the alphabet and cognate with the Latin letter b, is instead written v, as it is commonly pronounced. Esperanto letters with circumflexes, ĉ, ĝ, ĥ, ĵ and ŝ, are written as those letters without circumflexes with a filled sixth dot. More differences are in Chinese braille. In Mandarin Braille, which is based on Zhuyin rather than the Latin Pinyin alphabet, the Latin braille values are used for the first consonants a...

    Trained readers of Braille can read about 100 words per minute; trained readers who do not have sight problems can get to around 250 to 300 words per minute.

    • Sejarah Huruf Braille
    • Sistem Huruf Braille
    • Abjad Braille
    • Mesin Ketik Dan Cetak Huruf Braille
    • Rancangan Ponsel Berhuruf Braille
    • Teknologi Berbasis Braille
    • Jenis-Jenis Huruf Braille
    • Rujukan

    Munculnya inspirasi untuk menciptakan huruf-huruf yang dapat dibaca oleh orang buta berawal dari seorang bekas perwira artileri Napoleon, Kapten Charles Barbier. Barbier menggunakan sandi berupa garis-garis dan titik-titik timbul untuk memberikan pesan ataupun perintah kepada serdadunya dalam kondisi gelap malam. Pesan tersebut dibaca dengan cara meraba rangkaian kombinasi garis dan titik yang tersusun menjadi sebuah kalimat. Sistem demikian kemudian dikenal dengan sebutan night writingatau tulisan malam. Demi menyesuaikan kebutuhan para tunanetra, Louis Braille mengadakan uji coba garis dan titik timbul Barbier kepada beberapa kawan tunanetra. Pada kenyataannya, jari-jari tangan mereka lebih peka terhadap titik dibandingkan garis sehingga pada akhirnya huruf-huruf Braille hanya menggunakan kombinasi antara titik dan ruang kosong atau spasi. Sistem tulisan Braille pertama kali digunakan di L’Institution Nationale des Jeunes Aveugles, Paris, dalam rangka mengajar siswa-siswa tunanetr...

    (GAR 0606094320) Sistem tulisan Braille mencapai taraf kesempurnaan pada tahun 1834. Huruf-huruf Braille menggunakan kerangka penulisan seperti kartu domino. Satuan dasar dari sistem tulisan ini disebut sel Braille, di mana tiap sel terdiri dari enam titik timbul; tiga baris dengan dua titik. Keenam titik tersebut dapat disusun sedemikian rupa hingga menciptakan 64 macam kombinasi. Huruf Braille dibaca dari kiri ke kanan dan dapat melambangkan abjad, tanda baca, angka, tanda musik, simbol matematika dan lainnya. Ukuran huruf Braille yang umum digunakan adalah dengan tinggi sepanjang 0.5 mm, serta spasi horizontal dan vertikal antar titik dalam sel sebesar 2.5 mm.

    Braille terdiri dari sel yang mempunyai 6 titik timbul yang dinomorkan seperti berikut: dan kehadiran atau ketiadaan titik itu akan memberi kode untuk simbol tersebut. Huruf Braille Bahasa Melayu adalah hampir sama dengan kode huruf Braille Inggris. Perkataan, simbol (seperti tanda seru dan tanda tanya), beberapa perkataan dan suku kata bisa didapat secara terus. Contohnya, perkataan orang disingkat menjadi org. Ini memungkinkan buku Braille yang lebih tipis dicetak. Huruf Braille juga telah diperkaya sehingga dapat digunakan untuk membaca not musik dan matematika. Kini Braille telah diubah suai dengan menambah dua lagi titik menjadikan Braille menjadi kode 8 titik. Ini memudahkan pembaca Braille mengetahui huruf tersebut adalah huruf besar atau kecil. Selain itu, penukaran ini memungkinkan huruf huruf ASCII dipertunjukkan dan kombinasi 8 titik ini dienkodekan dalam standar Unicode. Braille boleh dihasilkan menggunakan batuan lauh ( slate) dan stilus ( stylus ) di mana titik dihasil...

    Perkins Brailler

    (GAR 0606094320)Perkins Brailler adalah sebuah mesin rancangan David Abraham pada tahun 1952 yang digunakan untuk mengetik huruf Braille. Sistem pemakaiannya sangat mirip dengan mesin tik biasa. Setiap abjad direpresentasikan oleh keenam titik-titik timbul Braille sehingga jika dirangkai dapat membentuk kata-kata. Selain kombinasi titik timbul huruf Braille, Perkins Brailler juga memiliki tombol spasi, tombol backspaceuntuk menghapus dan tombol spasi per baris. Layaknya mesin tik manual, Perk...

    Mesin Cetak Huruf Braille

    Untuk mencetak buku maupun bahan bacaan dengan huruf Braille, dapat menggunakan seperangkat komputer dan mesin pencetak relief huruf Braille yang dihubungkan melalui paralel porta yakni LPTI. Cara kerja komputer ini adalah mengetikkan abjad biasa ke dalam suatu program yang kelak akan mengubahnya menjadi huruf Braille. Hasil pengubahan kemudian tampil di layar dan siap untuk dicetak melalui sebuah mesin pencetak khusus relief Braille yang dilengkapi dengan mikrokontroler MCS 51. Kecepatan men...

    Ukuran purwarupa Touch Messenger Samsung sebesar genggaman tangan orang dewasa dan sekilas tampak seperti perangkat pager. Para pengguna dapat mengetikkan rangkaian kata dengan jempol kanan dan kirinya. Pada sisi bawah, terdapat LCD layar displayhuruf Braille sejumlah empat belas karakter dalam sebaris, dan pada sisi atas, disediakan touch pad berupa sepasang penginput huruf Braille. Keenam titik timbul huruf Braille berada di atas pola kisi standar. Kelebihan lain yang disediakan Samsung adalah kemampuan Touch Messenger untuk mengubah huruf Braille menjadi huruf biasa sehingga tidak hanya memungkinkan komunikasi bagi sesama kaum tunanetra, tetapi juga dengan khalayak luas pada umumnya. Gagasan touch pad yang digunakan dalam Touch Messenger dapat menjadi titik awal dari perkembangan papan ketik bagi pengguna komputer dengan keterbatasan penglihatan. Tidaklah aneh jika Samsung menyebut telepon genggam ini sebagai produk berteknologi tinggi yang berorientasi pada manusia (human-orient...

    Nokia 770

    Nokia N770 Internet Tablet merupakan teknologi yang menerapkan aplikasi touchscreen huruf braille. Perangkat layar sentuh ini ditemukan oleh Jussi Rantala, Universitas Tampere, Finlandia. Di dalam alat ini telah ditanamkan material piezoelectric yang bisa memancarkan sinar elektrik. Selain itu, terdapat perangkat lunak untuk menampilkan titik vibrasi single pulse. Dalam penggunaannya, perangkat ini bisa digunakan dalam dua cara, pertama dengan membaca matriks dari sisi kiri lalu jari bergerak...

    MLM

    MLM for the blind adalah alat baca untuk penyandang cacat mata, memiliki kemampuan untuk mengkonversi huruf latin ke huruf Braille serta didukung dengan referensi ratusan e-book. Mesin menggunakan sumber energi baterai 6 x 1,5 Volt. dengan dimensi berat kurang dari 3 kilogram ini merupakan hasil pengembangan Universitas Bina Nusantara. Pengembangannya didasari ide bahwa pencetakan teks dengan huruf braille menghabiskan banyak kertas. MLM for The Blind memiliki titik-titik yang lebih menonjol...

    JAWS

    JAWS (Job Access With Speech) adalah perangkat lunak untuk membantu tunanetra dan low vision dalam menggunakan komputer terutama Microsoft Windows. Diproduksi oleh sebuah perusahaan di Florida, Amerika Serikat bernama The Blind and Low Vision Group. Pertama kali dirilis 1989 oleh Ted Hunter. Ia bersama rekannya, Rex Skipper mengodekan kode asli JAWS. Versi aslinya dibuat untuk sistem operasi MS-DOS yang memudahkan tunanetra dalam menggunakan program berbasis teks. Ketika sistem operasi MS-DOS...

    Huruf Braille diciptakan dalam kultur budaya barat, terutama Prancis sehingga dalam penggunaannya merepresentasikan alfabet latin. Maka dalam perkembangan selanjutnya, huruf Braille mengalami berbagai modifikasi dalam penerapannya kedalam berbagai bahasa, terutama bahasa-bahasa yang mempunyai aksara-aksara tertentu. Saat ini tidak heran jika terdapat berbagai versi huruf Braille, di antaranya:

    GAR 0606094320
    Koswanto H., Thiang, Ricardo J. (2003) Mesin Printer Huruf Braille Menggunakan Mikrokontroler MCS-51. Jurnal Teknik Elektro Vol. 3 No. 1.
  1. People also search for