Yahoo Web Search

  1. About 3,540,000 search results

  1. Candhi Prambanan) adalah kompleks candi Hindu ( Syaiwa) terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi. Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu dewa Brahma sebagai dewa pencipta, dewa Wisnu sebagai dewa pemelihara, dan dewa Siwa sebagai dewa pemusnah.

  2. Kompleks Candi Prambanan adalah sebutan Warisan Dunia dari sekumpulan kompleks candi Hindu dan Buddha yang terbentang di perbatasan antara Yogyakarta dan Jawa Tengah, Indonesia. Kompleks tersebut terdiri dari kompleks candi Prambanan, candi Lumbung, candi Bubrah dan candi Sewu, semuanya terletak di Taman Arkeologi Prambanan. [1]

    • Sekitar abad ke-8 sampai ke-9 M
    • i, iv
    • Budaya
    • 1991 (sesi ke-15)
  3. en.wikipedia.org › wiki › PrambananPrambanan - Wikipedia

    • History
    • Architecture
    • Reliefs
    • The Rara Jonggrang Legend
    • Other Temples Around Prambanan
    • Gallery
    • See Also
    • Bibliography
    • External Links

    Construction

    The Prambanan temple is the largest Hindu temple of ancient Java, and the first building was completed in the mid-9th century. It was likely started by Rakai Pikatan and inaugurated by his successor King Lokapala. Some historians that adhere to dual dynasty theory; suggest that the construction of Prambanan probably was meant as the Hindu Sanjaya Dynasty's answer to the Buddhist Sailendra Dynasty's Borobudur and Sewu temples nearby. Which means to mark the return of the Hindu Sanjaya Dynasty...

    Abandonment

    After being used and expanded for about 80 years, the temples were mysteriously abandoned near the half of the 10th century. In the 930s, the Javanese court was shifted to East Java by Mpu Sindok, who established the Isyana Dynasty. It was not clear however, the true reason behind the abandonment of Central Java realm by this Javanese Mataram kingdom. A devastating eruption of Mount Merapivolcano, located around 25 kilometres north of Prambanan in Central Java, or a power struggle probably ca...

    Rediscovery

    In 1733, Cornelis Antonie Lons, a VOC employee, provided a first report on Prambanan temple in his journal. Lons was escorting Julius Frederick Coyett, a VOC commissioner of northeast Java coast, to Kartasura, then the capital of Mataram, a powerful local Javanese kingdom. During his sojourn in Central Java, he had the opportunity to visit the ruins of Prambanan temple, which he described as "Brahmin temples" that resembles a mountain of stones.: 17 After the division of Mataram Sultanate in...

    The architecture of the Prambanan temple follows the typical Hindu architecture traditions based on Vastu Shastra. The temple design incorporated mandala temple plan arrangements and also the typical high towering spires of Hindu temples. Prambanan was originally named Shivagrha and dedicated to the god Shiva. The temple was designed to mimic Meru,...

    Ramayana and Bhagavata Purana

    The temple is adorned with panels of narrative bas-reliefs telling the story of the Hindu epic Ramayana and Bhagavata Purana. The narrative bas-relief panels were carved along the inner balustradeswall on the gallery around the three main temples. The narrative panels on the balustrade read from left to right. The story starts from the east entrance where visitors turn left and move around the temple gallery in a clockwise direction. This conforms with pradaksina, the ritual of circumambulati...

    Lokapalas, Brahmins and Devatas

    On the other side of the narrative panels, the temple wall along the gallery was adorned with statues and reliefs of devatas and brahmin sages. The figures of lokapalas, the celestial guardians of directions, can be found in Shiva temple. The brahmin sage editors of veda were carved on Brahma temple wall, while in Vishnu temple the figures of male deities devatas are flanked by two apsaras.

    Prambanan panel: Lion and Kalpataru

    The lower outer wall of these temples was adorned with a row of small niches containing an image of sinha (a lion) flanked by two panels depicting bountiful kalpataru (kalpavriksha) trees. These wish-fulfilling sacred trees, according to Hindu-Buddhist belief, are flanked on either side by kinnarasor animals, such as pairs of birds, deer, sheep, monkeys, horses, elephants etc. The pattern of lion in niche flanked by kalpataru trees is typical in the Prambanan temple compound, thus it is calle...

    The popular legend of Rara Jonggrang is what connects the site of the Ratu Boko Palace, the origin of the Durga statue in the northern cell/chamber of the main shrine, and the origin of the Sewu temple complex nearby.The legend tells the story about Prince Bandung Bondowoso, who fell in love with Princess Rara Jonggrang, the daughter of King Boko. ...

    The Prambanan Plain spans between the southern slopes of Merapi volcano in the north and the Sewu mountain range in the south, near the present border Yogyakarta province and Klaten Regency, Central Java. Apart from the Lara Jonggrang complex, the Prambanan plain, valley and hills around it is the location of some of the earliest Buddhist temples i...

    Gallery of reliefs

    1. Image of Lokapalagod on Shiva temple 2. Image of Devata and Apsaras 3. Corner antefix carved as a Kalahead 4. Balarama is prying apart the jaws of Kaliya. 5. Krishna tears apart the legs of his wicked uncle, Kamsa.

    Gallery of Prambanan

    1. The main temple dedicated to Shiva 2. Temple of Vishnu 3. Temple of Brahma 4. Temple of Nandi 5. Brahma statue 6. Vishnu statue 7. The Ganesha statue

    Tjahjono Prasodjo; Thomas M. Hunter; Véronique Degroot; Cecelia Levin; Alessandra Lopez y Royo; Inajati Adrisijanti; Timbul Haryono; Julianti Lakshmi Parani; Gunadi Kasnowihardjo; Helly Minarti (20...
    Ariswara, third edition (1993) (English translation by Lenah Matius) Prambanan, Intermasa, Jakarta, ISBN 979-8114-57-4
    Bernet Kempers, A.J. (1959) Ancient Indonesian artCambridge, Mass. Harvard University Press.
    Dumarcay, Jacques. (1989) (Edited and translated by Michael Smithies) The temples of Java, Singapore: Oxford University Press.
    • i, iv
    • Originally built in 850 CE during the reign of the Hindu Sanjaya Dynasty
    • Cultural
    • 1991 (15th session)
    • Pembaikpulihan
    • Gempa Bumi 2006
    • Lihat Juga
    • Pautan Luar

    Pada tahun 1733, Candi Rara Jonggrang ditemukan oleh C.A Lons, seorang anak Belanda. Kemudian pada tahun 1855, Izerman mula membersihkan dan memindahkan beberapa batu dan tanah dari bilik candi. Tidak lama kemudian, Groneman melakukan pemusnahan secara besar-besaran dan batu-batu candi tersebut ditimbunkan secara sembarangan di sepanjang Sungai Opa...

    Pada 27 Mei 2006, gempa bumi dengan kekuatan 5.9 pada skala Richter (sementara Survei Geologi Amerika Syarikat melaporkan kekuatan gempa bumi sebanyak 6.2 pada skala Richter) melanda daerah Bantuldan sekitarnya. Gempa bumi ini mengakibatkan banyak kematian penduduk serta kerosakan yang teruk pada banyak bangunan di sini, termasuk kompleks Candi Pra...

    Laman web rasmi Candi Prambanan Diarkibkan 2006-05-12 di Wayback Machine
  4. People also ask

    Apa itu Candi Prambanan?

    Kapan Candi Prambanan didirikan?

    Bagaimana arsitektur Candi Prambanan?

    Apa nama candi Buddha di Prambanan?

    • Terminologi
    • Candi Di Indonesia
    • Jenis Dan Fungsi
    • Arsitektur
    • Gaya Arsitektur
    • Lihat Pula
    • Galeri
    • Pranala Luar

    Istilah "Candi" diduga berasal dari kata “Candika” yang berarti nama salah satu perwujudan Dewi Durga sebagai dewi kematian. Karenanya candi selalu dihubungkan dengan monumen tempat pedharmaan untuk memuliakan raja anumerta (yang sudah meninggal) contohnya candi Kidal untuk memuliakan Raja Anusapati. Penafsiran yang berkembang di luar negeri — teru...

    Di Indonesia, candi dapat ditemukan di pulau Jawa, Bali, Sumatra, dan Kalimantan, akan tetapi candi paling banyak ditemukan di kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kebanyakan orang Indonesia mengetahui adanya candi-candi di Indonesia yang termasyhur seperti Borobudur, Prambanan, dan Mendut. Pada suatu era dalam sejarah Indonesia, yaitu dalam kurun a...

    Jenis berdasarkan agama

    Berdasarkan latar belakang keagamaannya, candi dapat dibedakan menjadi candi Hindu, candi Buddha, paduan sinkretis Siwa-Buddha, atau bangunan yang tidak jelas sifat keagamaanya dan mungkin bukan bangunan keagamaan. 1. Candi Hindu, yaitu candi untuk memuliakan dewa-dewa Hindu seperti Siwa atau Wisnu, contoh: candi Prambanan, candi Gebang, kelompok candi Dieng, candi Gedong Songo, candi Panataran, dan candi Cangkuang. 2. Candi Buddha, candi yang berfungsi untuk pemuliaan Buddha atau keperluan b...

    Jenis berdasarkan hierarki dan ukuran

    Dari ukuran, kerumitan, dan kemegahannya candi terbagi atas beberapa hierarki, dari candi terpenting yang biasanya sangat megah, hingga candi sederhana. Dari tingkat skala kepentingannya atau peruntukannya, candi terbagi menjadi: 1. Candi Kerajaan, yaitu candi yang digunakan oleh seluruh warga kerajaan, tempat digelarnya upacara-upacara keagamaan penting kerajaan. Candi kerajaan biasanya dibangun mewah, besar, dan luas. Contoh: Candi Borobudur, Candi Prambanan, Candi Sewu, dan Candi Panataran...

    Fungsi

    Candi dapat berfungsi sebagai: 1. Candi Pemujaan: candi Hindu yang paling umum, dibangun untuk memuja dewa, dewi, atau bodhisatwa tertentu, contoh: candi Prambanan, candi Canggal, candi Sambisari, dan candi Ijo yang menyimpan lingga dan dipersembahkan utamanya untuk Siwa, candi Kalasan dibangun untuk memuliakan Dewi Tara, sedangkan candi Sewu untuk memuja Manjusri. 2. Candi Stupa: didirikan sebagai lambang Budha atau menyimpan relik buddhis, atau sarana ziarah agama Buddha. Secara tradisional...

    Pembangunan candi dibuat berdasarkan beberapa ketentuan yang terdapat dalam suatu kitab Vastusastra atau Silpasastra yang dikerjakan oleh silpinyaitu seniman yang membuat candi (arsitek zaman dahulu). Salah satu bagian dari kitab Vastusastra adalah Manasara yang berasal dari India Selatan, yang tidak hanya berisi pedoman-pedoman membuat kuil besert...

    Soekmono, seorang arkeolog terkemuka di Indonesia, mengidentifikasi perbedaan gaya arsitektur (langgam) antara candi Jawa tengah dengan candi Jawa Timur. Langgam Jawa Tengahan umumnya adalah candi yang berasal dari sebelum tahun 1000 masehi, sedangkan langgam Jawa Timuran umumnya adalah candi yang berasal dari sesudah tahun 1000 masehi. Candi-candi...

  1. People also search for