Yahoo Web Search

  1. About 9,070 search results
  1. Raden Adjeng Kartini (21 April 1879 – 17 September 1904) atau sebenarnya lebih tepat disebut Raden Ayu Kartini adalah seorang tokoh Jawa dan Pahlawan Nasional Indonesia. Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan Pribumi-Nusantara .

  2. en.wikipedia.org › wiki › KartiniKartini - Wikipedia

    Raden Adjeng Kartini (21 April 1879 – 17 September 1904), also known as Raden Ayu Kartini, was a prominent Indonesian activist who advocated for women's rights and female education . She was born into an aristocratic Javanese family in the Dutch East Indies (present-day Indonesia ).

    • Soesalit Djojoadhiningrat
    • Raden Adjeng Kartini
    • Biografi
    • Penulisan
    • Pemikiran
    • Legasi
    • Bibliografi
    • Pautan Luar

    Awal hayat

    Kartini dilahirkan dalam keluarga kelas priyayi Jawa Jepara ketika pulau Jawa merupakan sebahagian dari jajahan Hindia Belanda. Ayah beliau, Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara sementara ibunya, Ngasirah adalah anak perempuan Madirono dan guru agama di Telukawur; dia adalah isteri pertamanya tetapi bukan yang paling penting. Pada masa ini, poligami adalah amalan biasa di kalangan bangsawan Jawa. Keturunan Ario dapat ditelusuri dari seawal zaman Hamengkubuwono VI dari kalangan bangsawan M...

    Akil baligh dan pendidikan lanjut

    Selepas menjangkaui usia 12 tahun beliau menjalani adat berkurung dalam rumah atau pingit yang biasa diamalkan dalam kalangan bangsawan Jawa, untuk menyediakan gadis muda untuk perkahwinan mereka. Semasa pengasingan gadis tidak dibenarkan meninggalkan rumah ibu bapa mereka sehingga mereka berkahwin, di mana pihak berkuasa atas mereka telah dipindahkan ke suami mereka. Ayah Kartini lebih lembut daripada beberapa orang semasa pengasingan anak perempuannya, memberikan keistimewaan seperti pelaja...

    Alam dewasa

    Ibu bapa Kartini mengatur perkahwinannya dengan Joyodiningrat, Ketua Kabupaten Rembang, yang sudah memiliki tiga isteri. Beliau telah berkahwin pada 12 November 1903. Ini bertentangan dengan hasrat Kartini, tetapi beliau bersetuju untuk menjaga bapanya yang sakit. Suaminya memahami tujuan Kartini dan membiarkannya menubuhkan sebuah sekolah bagi wanita di serambi timur kompleks Pejabat Kabupaten Rembang. Anak tunggal Kartini dilahirkan pada 13 September 1904. Beberapa hari kemudian pada 17 Sep...

    Selepas Raden Adjeng Kartini meninggal dunia, Mr J. H. Abendanon, Menteri Kebudayaan, Agama dan Industri di Hindia Timur, mengumpul dan menerbitkan huruf yang dihantar oleh Kartini kepada rakan-rakannya di Eropah. Buku itu bertajuk Door Duisternis tot Licht(Daripada Gelap Datangnya Cahaya) dan telah diterbitkan pada tahun 1911. Ia telah melalui lima edisi, dengan beberapa huruf tambahan yang termasuk dalam edisi terakhir, dan telah diterjemahkan ke bahasa Inggeris oleh Agnes L. Symmers dan disiarkan di bawah gelaran Surat Puteri Jawa. Penerbitan R.A. surat Kartini, yang ditulis oleh seorang wanita asli Jawa, menarik minat yang besar di Belanda dan idea Kartini mula mengubah cara Belanda melihat wanita asli di Jawa. Idea-idea beliau juga mencetuskan inspirasi untuk tokoh-tokoh dalam perjuangan kemerdekaan. Terdapat beberapa alasan untuk meragui kebenaran surat R.A. Kartini. Terdapat dakwaan bahawa Abendanon membuat surat Kartini. Syak wasangka timbul kerana buku R.A. Kartini telah di...

    Keadaan wanita Indonesia

    Dalam suratnya, Raden Adjeng Kartini menulis tentang pandangan beliau mengenai keadaan sosial yang wujud pada masa itu, terutamanya keadaan wanita asli Indonesia. Kebanyakan suratnya membantah kecenderungan budaya Jawa untuk mengenakan halangan kepada pembangunan wanita. Beliau mahu wanita mempunyai kebebasan untuk belajar dan belajar. R.A. Kartini menulis idea dan cita-cita beliau, termasuk Zelf-ontwikkeling, Zelf-onderricht, Zelf-Vertrouwen, Zelf-werkzaamheid dan Solidariteit. Semua idea in...

    Gaya vegetarian

    Ia dikenali dari suratnya bertarikh Oktober 1902 untuk Abendanon dan suaminya yang pada usia 23 tahun, Raden Adjeng Kartini mempunyai fikiran untuk menjalani kehidupan vegetarian. "Ia untuk beberapa ketika bahawa kita berfikir untuk melakukannya (untuk menjadi vegetarian), saya telah pun memakan hanya sayur-sayuran untuk tahun sekarang, tetapi saya masih tidak mempunyai keberanian moral yang cukup untuk menjalankan. Saya masih terlalu muda." Kartini menulis. Beliau juga menekankan hubungan an...

    Kartini

    R.A. Kartini menyayangi bapanya secara mendalam, walaupun ia jelas bahawa kasih sayang yang mendalam untuknya menjadi halangan lain untuk merealisasikan cita-cita beliau. Beliau cukup progresif membolehkan anak-anak perempuannya bersekolah sehingga umur 12 tahun, tetapi pada ketika itu menutup rapat pintu untuk melanjutkan persekolahan. Dalam surat-suratnya, bapanya juga melahirkan kasih sayangnya kepada Kartini. Akhirnya, dia memberi kebenaran untuk beliau untuk belajar untuk menjadi seorang...

    Sekolah Kartini dinamakan sempena beliau dibuka di Bogor, Jakarta, dan Malang. Masyarakat yang dinamakan untuknya juga telah ditubuhkan di Belanda Diilhamkan oleh contoh R.A. Kartini, keluarga Van Deventer menubuhkan Yayasan R.A. Kartini yang membina sekolah untuk perempuan, 'Sekolah Kartini' di Semarang pada tahun 1912, diikuti oleh sekolah wanita lain di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Pada tahun 1964, Presiden Sukarnomengisytiharkan tarikh kelahiran Kartini, 21 April, sebagai 'Hari Kartini' - cuti kebangsaan Indonesia. Keputusan ini telah dikritik. Adalah dicadangkan agar Hari Kartini disambut sempena Hari Ibu Indonesia, pada 22 Disember supaya pemilihan R.A. Kartini sebagai heroin kebangsaan tidak akan mengalahkan wanita lain yang, tidak seperti R.A. Kartini, mengambil senjata untuk menentang penjajah.

    Raden Adj. Kartini (1912), Door duisternis tot licht, with a foreword by J.H. Abendanon, The Hague
    M.C. Van Zeggelen (1945), "Kartini", J.M. Meulenhoff, Amsterdam (in Dutch)
    Raden Adjeng Kartini (1920), Letters of a Javanese princess, translated by Agnes Louise Symmers with a foreword by Louis Couperus, New York: Alfred A. Knopf, ISBN 0-8191-4758-3 (1986 edition), ISBN...
    M.Vierhout (1942), "Raden Adjeng Kartini", Oceanus, Den Haag (in Dutch)
    Karya oleh atau tentang R.A. Kartini di Internet Archive
    "The Kartini-archive inventory at the Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde (KITLV) / Royal Netherlands Institute of Southeast Asian and Caribbean Studies, Leiden, The Netherlands"...
    • Pembebasan wanita; heroin negara
    • 17 September 1904 (umur 25), Rembang, Jawa Tengah, Hindia Timur Belanda (kini Indonesia)
  3. Berikut ini adalah biografi R.A Kartini yang cukup menginspirasi, menjadi penoreh jejak emansipasi wanita di Indonesia. Kartini lahir pada tanggal 21 April 1879 di Jepara, Jawa Tengah.

    • Biografi Ra. Kartini
    • Riwayat Singkat Kartini
    • Sejarah Pergerakan Kaum Wanita
    • Kartini Dan Perjuangan Kesetaraan Gender
    • Nasionalisme Kartini
    • Penghargaan Ra. Kartini

    Raden Adjeng Kartini (lahir di Jepara, Hindia Belanda, 21 April1879 – meninggal di Rembang, Hindia Belanda, 17 September1904 pada umur 25 tahun) atau sebenarnya lebih tepat disebut Raden Ayu Kartini adalah seorang tokoh Jawa dan Pahlawan Nasional Indonesia. Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi.Ayah Kartini, R.M. Sosroningrat. Raden Adjeng Kartini berasal dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa. Ia merupakan putri dari Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, seorang patih yang diangkat menjadi bupati Jepara segera setelah Kartini lahir. Kartini adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara. Dari sisi ayahnya, silsilah Kartini dapat dilacak hingga Hamengkubuwana VI. Garis keturunan Bupati Sosroningrat bahkan dapat ditilik kembali ke istana Kerajaan Majapahit. Semenjak Pangeran Dangirin menjadi bupati Surabaya pada aba...

    Ayah Kartini pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Peraturan kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi, maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Adjeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo. Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Kakeknya, Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun dan dikenal pada pertengahan abad ke-19 sebagai salah satu bupati pertama yang memberi pendidikan Barat kepada anak-anaknya. Kakak Kartini, Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa. Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Teta...

    RA. Kartini adalah seorang Pelopor Pergerakan kaum wanita. R.A. Kartini sudah menjadi sejarah didalam keikutsertaan kaum wanita (hawa) diberbagai bidang kehidupan,baik itu dari hal non pemerintahan serta pemerintahan, R.A. Kartini itu sangat diharumkan namanya yang terlihat dari tanggal lahirnya yang selalu diperangati dari berbagai kalangan bukan daro hanya kaum hawa namun tetapi kaum adam juga ikut serta dalam memperingati hari pergerakan kaum wanita atau hari R.A.Karitini . Kartini adalah seorang dari beberapa kaum atau juga salah satu kaum hawa yang sangat memperjuangkan hak-hak perempuan ataupun kaum hawa untuk ikut serta didalam berbagai bidang kehidupan serta juga karna R.A.Kartini berbagai kaum hawa tersebut bisa bekerja diberbagai bidang kehidupan, dan pada tiap 21 April diperangati Hari ibu untuk mengenang serta juga memperingati Pergerakan Kaum Wanita dan juga Perjuangan R.A. Karitini ialah sebagai pelopor Para Pergerakan kaum wanita. R.A. Kartini (21 April 1879-1904) ini...

    Kartini merupakan salah seorang dari sedikit perempuan Indonesia yang memperoleh pendidikan Barat. Meskipun hanya memperoleh pendidikan tingkat Elementary School yaitu Europesche Lagere School, namun Kartini telah dapat menguasai bahasa Belanda sehingga ia memiliki modal pengetahuan yang cukup untuk berhubungan dengan dunia modern. Komunikasinya dengan teman-temannya di Eropa dilakukan lewat surat-menyurat dalam bahasa Belanda. Kamampuannya yang luar biasa dari seorang Kartini dalam berbahasa Belanda memang diakui oleh banyak pihak. Ia sanggup membuat kalimat-kalimat yang sangat baik dan menarik perhatian para sastrawan. Oleh karenanya tidak berlebihan bila kemudian Suryanto Sastroatmodjo menempatkan Kartini sebagai seorang penyair prosalirik, dimana surat-surat Kartini merupakan sebuah kesatuan cerita yang memiliki nilai sastra yang tinggi. Lewat surat-suratnya tersebut Kartini banyak mengungkapkan keadaan kaumnya dan juga harapan-harapannya tentang upaya meningkatkan derajat kaum...

    Nasionalisme merupakan sebuah ekspresi emosional antara warga negara dengan tanah dimana tempat dia dilahirkan. Oleh karenanya gejala timbulnya nasionalisme merupakan suatu gejala yang wajar, dimana secara psikologis ada hubungan emosional yang signifikan antara warga negara dengan wilayah negaranya. Namun pengertian nasionalisme menemukan momentumnya pada awal abad ke-20 yaitu ketika pengertian nasionalisme ditempatkan sebagai antithesis dari imperialisme dan kolonialisme. Nasionalisme dapat digolongkan dalam dua arti. Pertama dalam arti negatif yang diartikan sebagai sikap keterlaluan, sempit, congkak dan sombong. Dalam hal ini, imperialisme-kolonialisme merupakan manifestasi dari pengertian tersebut. Kedua nasionalisme dalam pengertian positif sebagai ekspresi dari sikap untuk mempertahankan kemerdekaan dan harga diri bangsa dan sekaligus menghormati bangsa lain. Pengertian kedua merupakan sikap positif seorang warga negara yang memiliki komitmen dan tanggung jawab terhadap keada...

    Pahlawan Kemerdekaan yang ditetapkan pada tanggal 2 Mei 1964
    Tanggal 21 April merupakan tanggal untuk memperingati hari besar yang kemudian dikenal sebagai Hari Kartini
    Nama RA Kartini mendapat penghargaan dengan menjadikan namanya sebagai nama jalan di beberapa kota di Belanda. Sebut saja, di Utrecht, Venlo, Amsterdam, Haarlem.
    • Emansipasi wanita
    • Raden Ayu Kartini
  4. Oct 12, 2015 · SEJARAH RA KARTINI – RA. Kartini adalah pahlawan nasional yang sangat berjasa dalam sejarah bangsa Indonesia khususnya kaum wanita. Dalam masa penjajahan Belanda yang sempat menduduki ibu pertiwi, kaum wanita pribumi dikesampingkan hak-hak dalam mendapatkan fasilitas pendidikan dan mengemukakan pendapat.

  5. Salah satu lembaga pendidikan dari usaha perwujudan cita-cita RA Kartini adalah berdirinya sebuah sekolah di Madiun, yang kelak kemudian menjadi SMP Negeri 3 Madiun. Sejak tahun 1912, di pulau Jawa mulai berdiri beberapa sekolah untuk para gadis pribumi Indonesia oleh Fonds dari Kartini Vereniging yang dibantu Fonds Kartini di Den Haag Nederland.

  1. People also search for