Yahoo Web Search

  1. About 58,700 search results
  1. Bisaya (bahasa Sugbo: Kabisay·an; bahasa Spanyol: Bisayas; bahasa Inggris: Visayas) ialah salah satu dari 3 kelompok kepulauan di Filipina bersama dengan Luzon dan Mindanao. Terdiri atas beberapa pulau, membentuk bagian tengah kepulauan di negeri ini.

  2. Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian. Garis keturunan P.3, juga dikenal sebagai varian P.3, VUI-21MAR-02, garis keturunan B.1.1.28.3 dan varian Filipina adalah salah satu varian SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19. Varian tersebut pertama kali diidentifikasikan di Filipina pada 18 ...

    • Pengaruh Arab Pada Bahasa Lain
    • Huruf-Huruf Dalam Bahasa Arab
    • Dialek
    • Lafal
    • Tata Bahasa
    • Sistem Penulisan
    • Lembaga Bahasa
    • Pembelajaran Bahasa Arab
    • Peranan
    • Bahasa Arab Di Indonesia

    Seperti pada bahasa Eropa lain, banyak kata Inggris diserap dari bahasa Arab, pada umumnya melalui bahasa Eropa lainnya, terutama dari Spanyol dan Italia, diantaranya adalah kosakata yang digunakan sehari-hari seperti "gula" (sukkar), "kapas" (quṭn) atau "majalah" (makhzen). Kata-kata lain yang sangat terkenal misalnya "aljabar", "alkohol" dan "zenith". Pengaruh Arab paling mendalam pada negara-negara yang dikuasai oleh islam. Arab adalah sumber kosakata utama untuk bahasa yang berbagai seperti bahasa Berber, Kurdi, Persia, Swahili, Urdu, Hindi, Turki, Melayu, dan Indonesia, baik juga seperti bahasa lain di negara di mana bahasa ini adalah dituturkan. Contohnya perkataan Arab untuk buku/kita:b/ digunakan dalam semua bahasa di atas, kecuali pada bahasa Melayu dan Indonesia (secara spesifik yang dimaksudkan adalah "buku agama"). Istilah pinjaman dari terminologi agama (seperti Berber taẓallit "sembahyang"

    Sistem ortografi bahasa 'Arab memakai sistem abjad. Sistem abjadyaitu sistem tulisan yang huruf-hurufnya melambangkan bunyi konsonan sedangkan bunyi vokal dilambangkan dengan harakat. Huruf Hijaiah terdiri dari 29 huruf abjad: 26 berupa konsonan murni dan 3 berupa konsonan semivokal yaitu huruf "Alif", "Waw" dan "Ya'". Bunyi vokal tidak dilambangkan dengan abjad tetapi dengan harakat. ada 3 harokat dalam bahasa 'Arab: "Fathah" melambangkan bunyi "a" (dan pada beberapa abjad: bunyi "o"), "Kasrah" melambangkan bunyi "i", dan "Dammah" melambangkan bunyi "u".

    "Arab Umum" atau "Al-'Arabiyyah Al-'Ammiyah" adalah bahasa Arab yang dipakai dalam percakapan sehari-hari di dunia Arab, dan amat berbeda dengan Bahasa Arab tulisan. Perbedaan dialek paling utama ialah antara Afrika Utara (Arab Magrib) dan bagian Timur Tengah (Hijaz). Faktor yang menyebabkan perbedaan dialek bahasa Arab ialah pengaruh substrat (bahasa yang digunakan sebelum bahasa Arab datang). Seperti misalnya pada kata maujud (artinya "ada"), di Irak disebut aku, di Palestina fih, dan di Magribi disebut kayən. Daftar dialek utama di Arab adalah sebagai berikut: 1. Dialek Mesir مصري : Dipakai oleh sekitar 76 juta rakyat Mesir. 2. Dialek Magribiمغربي : Dipakai oleh sekitar 20 juta rakyat Afrika Utara. 3. Dialek Levantin: Disebut juga Dialek Syam. Dipakai di Suriah, Palestina, Lebanon dan Gereja Maronit Siprus. 4. Dialek Irak عراقي : Mempunyai perbedaan khusus, yaitu perbedaan dialek di utara dan selatan Irak 5. Dialek Arab Timurبحريني : Dipakai di Oman, di Arab Saudi dan di Irak bag...

    Vokal

    Bahasa Arab memiliki tiga abjad vokal, yaitu: a [ɛ̈],i [ɪ], u [ʊ]. Selain itu bahasa Arab juga memiliki dua diftong.

    Konsonan

    Berikut ini penjelasan tentang konsonan dalam Bahasa Arab: 1. 1.[ʤ] kadang disebut [ɡ] di Mesir dan Yaman Selatan. Di daerah Afrika Utara dan di Syam diucapkan menjadi [ʒ]. 2. /l/ diucapkan [lˁ] hanya dalam kata Allah 3. /ʕ/ biasanya sebagai akhiran fonetik Bahasa Arab juga memiliki penekanan, yang disebut tasydid. Penekanan tasydid hanya terjadi di konsonan. Sementara itu, penekanan pada huruf vokal juga terjadi, disebut harakat panjang. Seperti misalnya pada kata KAA-tib (penulis), terjadi...

    Kosakata bahasa Arab dibagi dalam tiga kelompok, Ism (kata benda), Fi'l (kata kerja), dan Harf (partikel fungsional). Bahasa Arab termasuk bahasa infleksional. Struktur kalimatnya berupa konstruksi topik-komentar atau dikenal juga sebagai Mubtada' wa Khobar. Ada dua macam frasa dalam bahasa Arab, yaitu Jumlatu-l-ismiyyah (frasa nominal) dan Jumlatu-l-fi'liyyah(frasa aktif). Ada dua macam gender pada Ism dan Fi'l yaitu Mudzakkar (maskulin) dan Mu-annats (feminin). Tiga macam bilangan untuk Ism dan Fi'l yaitu Mufrad (tunggal), Mutsanna (dwi), dan Jama' (jamak). Bilangan jamak terbagi tiga kategori, yaitu Jama' Mudzakkar Salim (jamak biasa maskulin), Jama' Mu-annats Salim (jamak biasa feminin) dan Jama' Taksir (jamak tak beraturan). Khusus untuk Ism ada dua macam artikel, yaitu Ma'ruf (definit/tertentu) dan Nakirah(nondefinit). Ism ada tiga tingkat peran Kasus gramatikal, yaitu nominatif, akusatif, dan genitif. Ism nominatif berperan sebagai subjek kalimat, Ism akusatif berperan sebaga...

    Abjad Arab yang kadang-kadang disebut huruf hijaiah, berasal dari aksara Aramaik (dari bahasa Syria dan Nabatea), di mana abjad Aram terlihat kemiripannya dengan abjad Koptik dan Yunani. Terlihat perbedaan penulisan antara Magribi dan Timur Tengah. Di antaranya adalah penulisan huruf qaf dan fa. Di Magribi, huruf qaf dan fa dituliskan dengan memiliki titik di bawah dan satu titik di atasnya.

    Akademi Bahasa Arab telah berdiri di beberapa negara berbahasa resmi Arab. Lembaga Bahasa Arab yang paling aktif di antaranya di Damaskus, Kairo, dan Rabat. Lembaga ini bertugas mengatur pengembangan bahasa, menerjemahkan kata baru, dan membuat entri kata baru bahasa Arab di kamus. Lembaga juga menerbitkan manuskrip tua dan bersejarah dalam bahasa Arab dan itu semua menunjukkan bahwa bahasa Arab begitu sulit hingga negara sejenis Amerika saja mengalami kesulitan mempelajarinya.

    Bahasa Arab menarik minat jutaan penduduk dunia untuk mempelajarinya, karena sebagian istilah Islam berasal dari bahasa Arab. Bahasa Arab juga telah diajarkan di pesantren-pesantren Indonesia. Banyak universitas internasional dan beberapa sekolah menengah internasional telah mengajarkan Bahasa Arab (Arabic as Foreign Language). Bahasa Arab berkembang semakin luas dengan munculnya perangkat lunak, siaran TV berbahasa Arab, dan pembelajaran daring

    Bahasa Arab merupakan bahasa yang dianggap suci bagi masyarakat muslim di seluruh dunia karena menjadi bahasa dalam penyampaian wahyu oleh Nabi Muhammad. Penutur bahasa Arab mencakup skala internasional dan lokal khususnya di benua Asia dan Afrika. Bahasa Arab digunakan dalam percakapan sehari-hari dan bahasa utama dalam ritual keagamaan. Pada abad pertengahan, bahasa Arab dijadikan sebagai bahasa ilmu, pengetahuan, budaya, dan pemikiran di bidang filsafat, kedokteran, dan agama. Bahasa Arab juga pernah dipakai oleh penduduk Babilonia, Kasdim, dan Bangsa Het.

    Bahasa Arab di Indonesia sering dipergunakan untuk kegiatan keagamaan, pengajian, dan pendidikan. Bahasa Arab juga digunakan saat umat Muslim beribadat, utamanya salat. Sekiranya, sebanyak 1.495 perbendaharaan kata bahasa Arab diserap dalam bahasa Indonesia.

    • /ˈʕarabiː/, /alʕaraˈbijːa/
    • Negara Liga Arab, minoritas di negara tetangga dan sebagian Asia, Afrika, Eropa
    • Sekitar 280 juta penutur asli and 250 million non-native speakers (tidak tercantum tanggal)
    • Arab, Arab-Berber, Afro-Arab, dan di antara yang lain
  3. Bahasa Arab Asia Tengah sangat berbeda dengan dialek-dialek Arab yang ada di Jazirah Arab, meskipun memiliki kemiripan dengan Bahasa Arab Mesopotamia Utara, varietas Arab ini dikategorikan tersendiri, dari lima kelompok utama dari Bahasa Arab Baku Modern. Tidak ada diglosia dengan bahasa baku Arab.

  4. Bahasa Sug yang mereka tutur adalah mirip bahasa Melayu lama bercampur bahasa Arab dan bahasa etnik lain di sekitar Mindanao. Suku kaum Suluk atau Tausug juga punya beberapa dialek atau slanga mengikut kawasan atau daerah di antaranya ialah slanga Tausug Tapul, Tausug Basilan, Lugus, Gimbahanun dan lain-lain.

    • 110 million (2000)
    • Tausug
  5. Visayas (/ vɪsaɪəz / bahasa Inggeris">vi-SY-əz), atau Kepulauan Visayan (Visayan: Kabisay-an, kabisajʔan tempatan; Tagalog: Kabisayaan [kabisɐjaʔan]), adalah salah satu daripada tiga bahagian geografi utama Filipina, bersama dengan Luzon dan Mindanao. Terletak di bahagian tengah kepulauan itu, ia terdiri daripada beberapa pulau ...

    • Sejarah Bangsa Bisaya
    • Catatan Sejarah Dari China
    • Catatan Sejarah Tempatan
    • Asal Usul Perkataan Bisaya
    • Fakta Bisaya
    • Sultan Awang Koyoh
    • Ketua Kaum Bisaya
    • Peninggalan Senjata Lama
    • Adat Dan Kebudayaan
    • Kemahiran Kraftangan

    Mengikut legenda, nenek moyang Bisaya yang berasal dari barat laut borneo yang bersama satu keluarga berhijrah dan menetap di utara Pulau Borneo. Keluarga ini mempunyai 7 orang anak di mana 6 darinya lelaki iaitu Peti Berambai atau Pati Berabai, Si Garamba, Peti Garamba, Peti Runa atau Pati Bagunak, Semaun atau Si Maun dan Alak Betatar atau Urak Betatar atau Lok Batata atau Awang Alah Bertabar; dan seorang perempuan (Siti Duyah atau Duri atau Bunga Sunting). Satu pertandingan lumba perahu diadakan untuk menentukan siapakah yang layak menjadi Raja Barunai. Perlumbaan ini dimenangi oleh Alak Betatar yang paling bongsu. Dia kemudiannya dilantik menjadi Raja Bruneiyang pertama, dan kemudiannya memeluk agama islam dengan menggunakan nama Sultan Mohammad Shah, iaitu Sultan Brunei yang Pertama.

    Menurut catatan Pemerintah misi dari China, Chang Ching Tze telah diutus ke Barunai (P’o-ni) pada 1370 (Tahun Ke-3, Bulan 9 menurut kalendar Hung-wa). Beliau telah mendapati Ibu Kota Barunai dalam keadaan terbakar seolah-olah telah berlaku peperangan yang besar. Maharaja pada masa itu Sultan Mohammad Shah (Ma-ho-mo-sha [Maha Mokhsa]) dikelilingi oleh pengikutnya seramai lebih kurang 1000 orang. Baginda berkirim salam kepada maharaja China pada masa itu sebagai seorang Muslim. Ini kerana Sultan Mohammad Shah mempunyai hubungan yang kukuh dengan Maharaja China Suatu ketika dulu.

    Peti Berambai iaitu yang sulung menjadi ‘Raja Pulau Jawa’. Si Garampa pula menetap di kawasan Limbang dan menjadi nenek moyang kepada masyarakat Bisaya. Peti Geramba menetap di kawasan Tutong (Brunei), Peti Runa pula di kawasan Sungai Kinabatangan (Sabah) dan Semaun di Sungai Birau ( Selatan Tutong). Siti Duyah pula berkahwin dengan seorang berketurunan cina yang bernama Ong Sum Ping (Awang Sunting) dan menetap di kawasan Gunung Kinabalu, Sabah.

    Menurut kepercayaan tempatan, perkataan Bisaya berasal daripada sebutan “Bisai Iya” yang bermakna seseorang lelaki atau wanita nampak tampan dan gagah serta cantik molek. Dan setengah pendapat mengatakan ia berasal daripada perkataan "Ma Bisa" iaitu bermaksud bisa yang dikaitankan dengan ilmu sihir atau perubatan yang biasanya diamalkan oleh suku kaum ini pada ketika itu.Sebutan kemudian bertukar kepada Bisaya sehingga pada hari ini.Sama ada perkataan Bisaya itu berasal dari perkataan "Bisai Iya","Ma Bisa" dan "Bisa Iya" tiada kesahihan secara bertulis. Sementara itu, Beyer H.O pada tahun 1926, Hester E.D pada tahun 1954 dan Harrison pada tahun 1956 menyatakan bahawa perkataan Bisaya kemungkinan berasal dari Empayar Srivijaya (Sonza, 1972). Pada tahun 1960, John Carol menyatakan bahawa perkataan Bisaya berasal dari Pahlawan Bangsa yang bernama Śrīvijaya. Derek Headly (1950) menyatakan legenda Bisaya Borneo apabila Sultan Bruneisemasa kunjungannya untuk meninjau kawasan penduduk Bisa...

    Bangsa Bisaya adalah suku kaum asli yang telah lama wujud dan menetap di Borneo Sabahsejak beribu abad lamanya yang lalu. Bangsa bisaya pada zaman dahulu adalah merupakan suatu bangsa yang digeruni, disegani , ditakuti dan dihormati oleh suku kaum asli yang lain. Kemahiran suku kaum Bisaya di atas muka bumi Borneo Sabah ini dalam bidang pertanian seperti menanam padi, menanam halia, menanam pokok rumbia, menanam kunyit, menanam ubi, menanam pisang, menanam keladi, menanam lada, menanam kelapa, menanam pokok buah-buahan dan sebagainya. Mereka juga mahir memburu binatang liar di hutan untuk dimakan. Mereka juga menternak ayam, itik, angsa, kambing, kerbau, lembu dan lain-lain binatang sebagai makanan. Kaum Bisaya juga mahir dalam seni kraftangan dan sebahagian besar peralatan kraftangan digunakan dalam kehidupan seharian mereka. Kemahiran di sungai suku kaum Bisaya sangat mahir menangkap ikan dengan menggunakan selambau iaitu alat tradisi yang dihasilkan oleh mereka sendiri dan di lau...

    Sejarah menceritakan apabila Sultan Mohammad Shah berpindah ke negara Barunah, maka Sultan Awang Koyoh dilantik sebagai pemerintah kerajaan Barunah atau Borneo yang berpusat di Kota Klias pada tahun 1370. Sepanjang pemerintahan baginda, Borneo berkeadaan aman dan makmur serta subur. Kelebihan Sultan Awang Koyoh ialah dengan izin Allah Subhanahu wa ta'ala tanah-tanih yang di usahakan baginda akan menjadi tinggi dan subur. Hasil tanaman utamanya ialah halia seperti apa yang telah diusahakan oleh ayahanda baginda dahulu Sultan Mohammad Shah. Selain itu pohon rumbiajuga turut ditanam bagi membekalkan makanan kepada rakyat baginda disamping pengeluaran padi yang berterusan atau meranau. Baginda Sultan Awang Koyoh tidak memiliki ramai anak dan setiap anak baginda dilatih dengan ilmu perang dan mahir menggunakan pelbagai jenis senjata. Anak-anak baginda yang amat terkenal ialah Panglima OKK Setia Pahlawan Awang Kassim dan Panglima Awang Alapu atau Lapu-Lapu. Kisah penculikan Sultan Awang K...

    Lebih kurang pada abad ke-13, kaum Bisaya mempunyai ketua yang digelar sebagai Sultan Awang Alak Betatar bin Bonian Mas Kayangan. Baginda dikatakan telah memeluk agama Islam dan menukarkan namanya dengan gelaran sebagai Sultan Mohammad Shahpada tahun 1363 Masihi. Pada tahun 1370 Masihi, baginda Sultan Mohammad Shah telah melantik anak lelaki baginda yang bernama Sultan Awang Koyoh bin Sultan Awang Alak Betatar menjadi pemerintah negeri Borneo ketika itu manakala baginda Sultan Mohammad Shah telah berhijrah ke negeri Brunei dan menjadi pemerintah selaku Sultan Brunei beragama Islam yang pertama memerintah negeri Bruneipada tahun 1370 Masihi. Pemerintahan Sultan Awang Koyoh berpusat di Sungai Klias yang digelar sebagai Kota Klias pada ketika itu dan nama tersebut kekal sehingga ke hari ini. Setelah baginda mangkat iaitu lebih kurang pada tahun 1621 Masihi, pemerintahan baginda telah diwarisi oleh anak baginda yang bergelar Sultan Panglima Orang Kaya Kaya Setia Pahlawan Awang Kassim pa...

    Sejarah perjalanan Awang Alak Betatar sebenarnya telah menempuh pelbagai onak dan duri yang bertali arus. Secebis kisah yang tidak diuar-uarkan ialah perjalanan pertama baginda ke gunung Kinabalu yang mana telah membawa penemuan besi tahi bintang atau Karusani. Setelah berjaya menumbangkan tembadaubertanduk emas yang selama ini merosakkan tanaman halianya, tanpa disedari pemburuan tersebut membawa baginda ke gunung Kinabalu. Besi tahi bintang yang diperolehi baginda telah ditempa menjadi dua bilah pedang yang panjang dan berwarna hitam. Menurut maklumat yang diperolehi, semasa Awang Alak Betatar menguasai kerajaan Barunah, bersama-sama baginda tersisip sebilah pedang dipinggang baginda sebagai senjata dalam perjuangan menegakkan kalimah Allah Azza wa jalla. Sebilah pedang lagi baginda titipkan kepada anakanda baginda Sultan Awang Koyoh. Oleh itu, senjata yang menjadi tanda keturunan baginda telah hilang dan menjadi misteri sehingga kini. 1. Keris sebenar mempunyai 15 luk Menurut cer...

    Kaum asli Bisaya mempunyai adat yang diwarisi daripada nenek moyang mereka sejak turun-temurun. Contohnya, orang muda kaum asli Bisaya mesti menghormati orang dewasa kaum asli Bisaya. Anak gadis kaum Asli Bisaya mesti pandai menjaga kesopanan dan kesusilaan. Kebudayaan Kaum Asli Bisaya adalah seperti: 1. Tarian Liliput Bisaya 2. Tarian Jipin (Zapin) Bisaya 3. Tarian Sayau bagarus (Tarian menggarus batang rumbia) 4. Tarian Mengalawat (Tarian memijak hempas batang rumbia) 5. Tarian Minsayau (untuk meraikan kejayaan mengalahkan lanun) 6. Alat tradisional kulintangan Bisaya yang mempunyai 27 lagu dan 3 lagu berkaitan acara berasik 7. Pencak silat Bisaya dengan muzik bamboo 8. Tarik tali 9. Bermain gasing 10. Bermain layang-layang 11. Ugang Bamboo 12. Badaup terutama semasa menuai padi 13. Mibulang iaitu penggunaan binatang Kerbau 14. Tarian Bubu Mangalai dengan menggunakan jampi serapah 1. Berambit/Bahambit 2. menimbang anak kecil yang lahir pada bulan Safar 3. Lastik/Melastik 4. Panah/...

    Seperti juga dengan kaum-kaum lain di sabah, kaum bisaya mempunyai kraftangan mereka sendiri. Kraftangan mereka adalah berkaitan dengan kegunaan harian seperti menanam padi, mengangkat bahan-bahan harian, membuat sagu dan menangkap ikan. Antara yang terdapat di sini ialah kalambigas, lasok dan salihid.

  1. People also search for